SWARA INTERGENERASI 19 Maret 2020 – BERANAK CUCU DAN BERTAMBAH BANYAK

“Beranakcuculah dan bertambah banyak: penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap dibumi” (Kej. 1:28). Demikianlah firman Allah pertama kepada manusia-manusia pertama.

Menarik disimak, perintah pertama bukanlah menguasai bumi, sebagaimana dirancangkan sebelum penciptaan manusia (lihat Kej. 1:16). Allah memerintahkan manusia mendapatkan keturunan.

Allah memanggil Adam dan Hawa tak hanya menjadi individu-individu, namun memanggil mereka berdua sebagai persekutuan dalam status orang tua – Bapak dan Ibu. Ada panggilan Allah dalam status keorangtuaan. Tak hanya Adam dan Hawa, Allah juga menganugerahkan mandat keorangtuaan bagi setiap orang yang Dia percaya menjadi arsitek jiwa bagi anak-anak mereka.

Tampaknya ada kaitan erat antara perintah pertama ini dengan alam semesta yang diciptakan Allah sebelumnya. Manusia dipanggil Allah untuk mengusahakan dan memelihara bumi. (Kej. 2:15). Dan kelangsungan mandat itu hanya mungkin terjadi bila ada regenerasi. Tanpa generasi baru, kelangsungan bumi pun menjadi ancaman. Pada titik ini perkawinan sejenis menjadi tak ada berdasar sama sekali.

Memang adanya keturunan dari generasi ke generasi tidak menjamin bahwa kelangsungan bumi pasti akan berlangsung baik. Bagaimanapun, di tiap generasi ada saja orang-orang yang menganggap dirinya sebagai penguasa dan pemilik bumi, yang menyebabkan alam makin merana karena dieksploitasi. Oleh karena itu, pola pengasuhan anak perlu diterapkan dengan sebaik-baiknya.

Orang tua dipanggil Allah untuk mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi yang sehat jasmani dan rohani, cerdas dan tulus, mengasihi Allah dan sesama, juga alam. Orang tua harus mmberikan suasana kondusif bagi pertumbuhan anak-anak mereka. Anak-anak perlu dipersiapkan untuk ta hanya mampu-tetapi juga mau-mengusahakan dan memelihara bumi.

Keberlangsungan bumi berkait dengan pola pengasuhan anak. Oleh karena itu, orang tua perlu menjalankan mandat Allah dalam status mereka sebagai orangtua itu dengan sebaik-baiknya, sebenar-benarnya dan setepat-tepatnya!

Salam InterGenerasi,

Pdt. Yoel M Indrasmoro

ANAK BERSINAR BANGSA GEMILANG

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*